Samata-Gowa, Pascasarjana
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melaksanakan yudisium serentak
bagi mahasiswa dari seluruh program studi pada Selasa, 4 Agustus 2026,
bertempat di Ruang Promosi Lantai 1 Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Wisuda ke-120
UIN Alauddin Makassar dan diikuti oleh mahasiswa yang telah menyelesaikan
seluruh tahapan akademiknya.
Yudisium serentak tersebut
dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof.
Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag. Kegiatan turut dihadiri oleh para Ketua
Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) di lingkungan
Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Pelaksanaan secara serentak ini menjadi
momentum penting dalam memperkuat kebersamaan dan koordinasi akademik di
lingkungan Pascasarjana.
Salah satu program studi yang
mengikuti kegiatan tersebut adalah Program Studi Magister Manajemen
Pendidikan Islam (MPI). Pada kesempatan tersebut, Prodi Magister MPI
diwakili oleh Kaprodi MPI, Dr. Baharuddin, M.M., dan Sekprodi MPI,
Dr. Mardhiah, M.Pd. Kehadiran pimpinan program studi menjadi bentuk
dukungan sekaligus apresiasi kepada para mahasiswa yang telah berhasil
menyelesaikan pendidikan magisternya.
Berdasarkan dokumen yudisium
Program Magister Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, terdapat mahasiswa Program
Studi Manajemen Pendidikan Islam yang dinyatakan lulus pada yudisium, di
antaranya Armi Yunita A, Nursahwal, Andi Nur Asnani, Moh. Rizal S, Alwan,
dan Muh. Yusran. Para lulusan tersebut memperoleh predikat kelulusan yang
sangat baik, termasuk predikat Cumlaude dan Sangat Memuaskan.
Momentum yudisium tahun ini
memiliki arti tersendiri bagi Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam karena
merupakan pertama kalinya yudisium dilaksanakan secara serentak dan dipimpin
langsung oleh Direktur Pascasarjana. Pelaksanaan tersebut memberikan
suasana yang lebih khidmat sekaligus menunjukkan komitmen Pascasarjana dalam
memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan proses
pendidikannya.
Kaprodi Magister Manajemen
Pendidikan Islam, Dr. Baharuddin, M.M., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan
yudisium serentak tersebut. “Yudisium serentak yang dipimpin langsung oleh
Direktur Pascasarjana ini merupakan momentum yang sangat baik dan menjadi
pengalaman pertama bagi kita di lingkungan Pascasarjana. Kegiatan ini tidak
hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan kepada
mahasiswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan dengan penuh perjuangan,”
ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Baharuddin
berharap keberhasilan para lulusan Magister Manajemen Pendidikan Islam dapat
menjadi motivasi bagi mahasiswa yang masih menjalani proses pendidikan. “Kami
berharap para lulusan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi
mampu mengimplementasikan ilmu Manajemen Pendidikan Islam di masyarakat,
khususnya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan mutu lembaga pendidikan.
Prestasi para lulusan juga menjadi kebanggaan bagi program studi dan motivasi
bagi mahasiswa lainnya,” tambahnya.
Salah satu peserta yudisium dari
Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Nursahwal, S.Pd., M.Pd.,
turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Nursahwal menjadi peserta
yudisium yang mewakili Pascasarjana UIN Alauddin Makassar sekaligus
meraih predikat wisudawan terbaik program magister se-Pascasarjana.
Dalam dokumen yudisium, Nursahwal tercatat memperoleh IPK 4,00 dengan
predikat Cumlaude.
Nursahwal mengungkapkan rasa
syukur dan terima kasih atas pencapaian yang diraihnya. “Alhamdulillah, saya
sangat bersyukur dapat mengikuti yudisium ini dan mendapatkan amanah sebagai
perwakilan peserta yudisium Pascasarjana sekaligus menjadi wisudawan terbaik
program magister. Pencapaian ini tentu bukan hanya hasil dari usaha pribadi,
tetapi juga berkat dukungan keluarga, dosen, pimpinan program studi, dan
seluruh pihak yang selama ini memberikan motivasi dan bimbingan,” ungkapnya.
Ia juga berharap pencapaian
tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha
menyelesaikan pendidikan dengan sebaik-baiknya. “Saya berharap capaian ini
dapat menjadi motivasi bagi teman-teman mahasiswa untuk terus belajar, menyelesaikan
setiap proses dengan sungguh-sungguh, dan tetap menjaga semangat meskipun
menghadapi berbagai tantangan. Gelar magister bukanlah akhir dari perjalanan,
tetapi menjadi awal untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi
masyarakat dan dunia pendidikan,” tuturnya.
Pelaksanaan yudisium serentak Pascasarjana UIN Alauddin Makassar ini menjadi momentum yang membanggakan bagi Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam. Selain menandai keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan, prestasi Nursahwal sebagai wisudawan terbaik program magister se-Pascasarjana juga menjadi capaian yang membanggakan bagi Prodi MPI. Diharapkan para lulusan Magister Manajemen Pendidikan Islam mampu membawa nilai-nilai keilmuan yang diperoleh selama perkuliahan untuk berkontribusi dalam pengembangan manajemen dan mutu pendidikan di tengah masyarakat.