Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Prodi Magister MPI Berpartisipasi dalam International Community Service Pascasarjana UIN Alauddin Makassar di PP Yasrib Watansoppeng

Prodi Magister MPI Berpartisipasi dalam International Community Service Pascasarjana UIN Alauddin Makassar di PP Yasrib Watansoppeng

Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Pascasarjana UIN Alauddin Makassar turut berpartisipasi dalam kegiatan International Community Service of Postgraduate UIN Alauddin Makassar 2026 yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Yasrib Watansoppeng, Kabupaten Soppeng, pada Rabu (24/6/2026). Pada kegiatan tersebut, Program Studi Magister MPI diwakili oleh Resmi selaku staf Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam yang bergabung bersama tim pengabdian Pascasarjana dalam mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertaraf internasional.

Kegiatan pengabdian mengusung tema "From Risalah Nur to Real Service: Strengthening Pesantren in Islamic Studies, Economy, Education, Health, and Law" sebagai wujud implementasi tridarma perguruan tinggi dalam memperluas kontribusi akademik kepada masyarakat. Melalui tema tersebut, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar berupaya menghadirkan penguatan kapasitas pesantren melalui pendekatan multidisipliner yang mencakup bidang keislaman, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan hukum, sehingga pesantren semakin mampu menjawab tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Salah satu momen istimewa dalam kegiatan ini adalah kehadiran narasumber internasional, Syekh Ahmad Mustafa, Pengasuh Madrasah al-Imam Said Nursi, Kairo, Mesir. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri melalui penyampaian materi yang menghubungkan tradisi keilmuan Islam di Mesir dengan praktik pendidikan pesantren di Indonesia. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog akademik sekaligus mempererat hubungan intelektual, spiritual, dan kultural antara kedua negara dalam pengembangan pendidikan Islam.

Selain membahas penguatan pendidikan Islam, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pesantren dalam membangun masyarakat yang berdaya. Pondok Pesantren Yasrib Watansoppeng dipandang sebagai mitra strategis dalam mengembangkan fungsi pesantren, tidak hanya sebagai pusat pembelajaran agama, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, dakwah, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.

Materi pengabdian turut mengangkat konsep eco theology, yaitu perspektif Islam yang menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan. Para peserta diajak memahami bahwa menjaga kelestarian alam merupakan implementasi nilai-nilai keimanan yang harus ditanamkan sejak dini di lingkungan pesantren. Di samping itu, penguatan moderasi beragama juga menjadi fokus utama melalui internalisasi nilai tawassuṭ, tasāmuḥ, tawāzun, i‘tidāl, dan raḥmah sebagai karakter utama pendidikan Islam yang moderat, inklusif, dan membawa kemaslahatan bagi kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan Pascasarjana, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, pengasuh pesantren, guru, serta para santri Pondok Pesantren Yasrib Watansoppeng. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama pada sesi diskusi dan dialog interaktif bersama narasumber internasional. Kehadiran perwakilan Program Studi Magister MPI melalui Resmi menjadi bentuk dukungan nyata program studi dalam menyukseskan agenda pengabdian internasional sekaligus memperkuat keterlibatan sivitas akademika dalam berbagai kegiatan pengabdian yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam International Community Service of Postgraduate UIN Alauddin Makassar 2026, Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Partisipasi ini diharapkan semakin mempererat kerja sama antara perguruan tinggi dan pesantren, memperluas jejaring akademik internasional, serta menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan Islam yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi umat.


Penulis: Nur Hikmah Maudinah