Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Nur Hikmah Maudinah Sukses Jalani Ujian Tesis, Angkat Isu Perundungan di Madrasah Inklusi melalui Manajemen Peserta Didik

Nur Hikmah Maudinah Sukses Jalani Ujian Tesis, Angkat Isu Perundungan di Madrasah Inklusi melalui Manajemen Peserta Didik

[Samata-Gowa] Ujian Tutup Tesis dilaksanakan oleh Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sebagai bagian dari tahapan akhir studi mahasiswa program magister. Pada kesempatan ini, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Nur Hikmah Maudinah (NIM 80300224001), mengikuti ujian tutup tesis dengan penuh kesiapan dan optimisme.

Ujian tersebut dilaksanakan pada Rabu, 06 Mei 2026, bertempat di Ruang Prodi MPI Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Kegiatan berlangsung secara tertib dan khidmat dengan dihadiri oleh tim penguji serta sivitas akademika yang turut memberikan dukungan terhadap jalannya ujian. Tim penguji yang hadir dalam ujian ini terdiri atas Dr. Hj. St. Syamsudduha, M.Pd. selaku promotor sekaligus ketua, Dr. Hj. Yuspiani, M.Pd. sebagai kopromotor dan sekretaris, serta Dr. Mardhiah, M.Pd. dan Dr. Ahmad Afif, M.Si. sebagai penguji utama. Kehadiran para penguji memberikan penguatan akademik melalui berbagai masukan konstruktif terhadap hasil penelitian yang dipresentasikan.

Dalam ujian tersebut, Nur Hikmah Maudinah memaparkan tesis berjudul “Penerapan Pendidikan Karakter dalam Pencegahan dan Penanganan Perundungan Antar Peserta Didik di Lingkungan MTsS Inklusi Bontocinde Gowa”. Penelitian ini berangkat dari fenomena perundungan yang masih terjadi di lingkungan pendidikan, khususnya pada sekolah inklusi.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis realitas perundungan serta mengkaji bagaimana pendidikan karakter dapat menjadi strategi efektif dalam mencegah dan menangani perundungan di kalangan peserta didik. Fokus penelitian diarahkan pada upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif naratif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara komprehensif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan di MTsS Inklusi Bontocinde Gowa masih terjadi dalam berbagai bentuk, baik verbal, sosial, maupun fisik. Namun demikian, penerapan pendidikan karakter terbukti mampu menekan intensitas perundungan melalui integrasi nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan disiplin dalam proses pembelajaran.

Lebih lanjut, penelitian ini juga mengungkap bahwa kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan keagamaan, serta budaya madrasah yang menekankan sikap saling menghargai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi pendidikan karakter. Selain itu, keterlibatan guru, wali kelas, dan pihak sekolah secara aktif turut memperkuat upaya pencegahan perundungan.

Implikasi dari penelitian ini dinilai sangat strategis sehingga direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk book chapter sebagai bagian dari kolaborasi akademik antara mahasiswa dan dosen. Hal ini menunjukkan bahwa tesis yang dihasilkan memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pendidikan.

Secara keseluruhan, ujian tutup tesis Nur Hikmah Maudinah berjalan dengan lancar dan dinyatakan selesai dengan baik. Proses ujian ini menjadi bukti capaian akademik mahasiswa dalam menyelesaikan studi serta menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Menanggapi keberhasilannya menyelesaikan ujian tutup tesis, Nur Hikmah Maudinah menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas proses yang telah dilalui. Ia mengungkapkan bahwa seluruh tahapan ujian dapat dilalui dengan baik berkat bimbingan dan dukungan dari para dosen pembimbing serta penguji yang senantiasa memberikan arahan dan masukan yang membangun hingga tesis ini dapat diselesaikan dengan optimal. “Dapat jadwal jam 08.30 rasanya deg-degan, karena begitu banyak hal yang harus diurus dalam waktu yang bersamaan, tetapi di tengah rasa cemas itu saya tidak benar-benar sendiri, ada bapak, kakak, dan sahabat-sahabat saya yang setia menunggu sejak awal dan memberi dukungan tanpa henti, sehingga semua yang terasa berat perlahan menjadi ringan dan langkah saya sampai di titik ini terasa lebih kuat. Perjalanan ini juga bukan hal yang singkat, saya berhasil melewati 1 tahun 8 bulan sebagai mahasiswa dengan berbagai kesibukan kerjaan di kampus yang tidak mudah untuk dilalui secara bersamaan, apalagi sambil menyelesaikan tesis ini, namun di balik semua itu saya belajar bahwa selalu ada keindahan di setiap perjuangan, karena di balik lelah dan kesulitan yang mungkin hanya bisa dirasakan sendiri, pada akhirnya semua itu bermuara pada satu hal, yaitu kebahagiaan sederhana ketika semuanya berakhir dengan tangis haru dan senyum penuh syukur.” Ujarnya


Penulis : Nur Hikmah Maudinah