Acara ini dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), para dekan, wakil dekan, kaprodi, sekprodi, dosen, serta mahasiswa dari berbagai jenjang, termasuk mahasiswa Program Magister Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Alauddin. Selain itu, para pegawai dan staf turut berperan sebagai panitia penyelenggara.
Koordinator ICW, Agus Sunaryanto, hadir sebagai narasumber utama, didampingi tim ICW. Dalam sambutannya, Kepala Biro AUPK, Dr. H. Sulaeman, M.Pd., menyampaikan pentingnya pendidikan antikorupsi di kalangan sivitas akademika. Ia menegaskan bahwa sinergi seperti ini dapat memperluas pemahaman mahasiswa tentang isu korupsi dan menanamkan nilai integritas sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada sesi utama, moderator Fajri Basam, S.Pd., M.Pd., memandu jalannya diskusi. Agus Sunaryanto mengawali materi dengan membahas indeks persepsi korupsi Indonesia yang stagnan di skor 34 pada tahun 2023, menunjukkan posisi Indonesia di peringkat 115 dari 180 negara.